Bertempat di Pendopo balai desa Majingklak Rabu 16 juli 2025, Pemdes Majingklak mengadakan sosialisasi dan edukasi pentingnya gizi bagi remaja. kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Majingklak serta turut hadir sebagai narasumber Tim dari Puskesmas Wanareja.
Dalam sambutannya Kepala Desa menyampaikan bahwa masa remaja merupakan masa pertumbuhan bagi seorang anak. Maka dari itu, pada masa remaja, orang tua perlu memperhatikan asupan gizi anak remajanya. Remaja dengan status gizi yang baik, menjadi salah satu indikator pencegah stunting. Remaja mulai mengalami masa pubertas, yang mana akan mengalami pertumbuhan fisik dan psikis.
Adapun beberapa materi yang disampaikan oleh Narasumber adalah sebagai berikut :
Masalah Asupan Gizi pada Remaja
Gangguan Makan
Gangguan makan pada remaja biasanya sering terjadi karena obsesi seorang remaja untuk menjalankan diet dengan cara yang tidak sehat. Remaja yang mengalami gangguan makan biasanya kekurangan asupan gizi, lantaran rasa obsesinya yang besar terhadap tubuh ramping. Gangguan makan pada remaja bisa sangat berbahaya. Jika situasi ini tidak diatasi dengan segera, remaja bisa mudah terserang penyakit, kehilangan berat badan secara drastis, dan gangguan hormonal yang menyebabkan tidak mengalami menstruasi.
Obesitas
Remaja yang tidak bisa mengatur pola makan, bisa menyebabkan seorang remaja mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Biasanya, situasi ini terjadi karena remaja tidak bisa melawan nafsu untuk mengonsumsi makanan, tanpa memikirkan dan melihat kandungan gizi di dalamnya. Dengan nafsu makan yang berlebih, remaja jadi mengkonsumsi makanan berlebih yang asupan gizinya melebihi kebutuhan tubuhnya, sehingga membuat tubuh seorang remaja mengalami kelebihan berat badan.
Anemia
Anemia atau kekurangan zat besi biasanya dialami oleh remaja perempuan. Kondisi satu ini bisa berdampak panjang bagi remaja perempuan, karena bisa menyebabkan stunting. Untuk mencegah hal ini terjadi, remaja sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging, hati, ayam, dan lainnya. Selain itu, remaja putri juga bisa diarahkan untuk mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Para peserta yang hadir turut menyimak dengan seksama berbagai materi yang disampaikan oleh Narasumber, harapan kedepan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkala mengingat pentingnya menjaga kualitas hidup para penerus bangsa dalam hal ini remaja,